DPRD Rohul Lakukan Paripurna Jawaban Bupati Atas 3 Ranperda

PASIR PENGARAIAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melaksanakan rapat paripurna Senin (13/3/2019). Paripurna ini membaha perubahan banmus serta penyampaian tanggapan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tentang tiga Rencana Peraturan Daerah (Ranperda), perlindungan perempuan, Tata tertip Umum dan Masjid Paripurna.
 
Rapat paripurna pertama dipimpin Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH didampingi Wakil  H. Zulkarnain S.Sos dihadiri 24 orang anggota DPRD Rokan Hulu.
 
Selanjutnya pada paripurna kedua, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris S.Sos, M.Si mewakili Bupati H. Sukiman, menyampaikan jawaban terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Rapat Paripurna DPRD Rokan Hulu.
 
Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati terhadap tiga Ranperda di ruang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Zulkarnain S.Sos, dan dihadiri Anggota DPRD Rokan Hulu serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.
 
Tiga Ranper‎da diajukan Pemkab Rokan Hulu ke DPRD Rokan Hulu untuk disahkan menjadi Perda, yakni Ranperda Perlindungan Perempuan, Ranperda Masjid Paripurna, dan Ranperda Ketertiban Umum.
 
Sekda Rokan Hulu Abdul Haris mengatakan secara umum tiga Ranperda yang diajukan sangat penting untuk masyarakat, terutama Perda Perlindungan Perempuan, demi kemajuan daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk ke depannya.
 
"Kita saat ini menggalakkan perhatian terhadap kaum perempuan, menghindari terjadinya hal-hal yang tidak layak, terutama kepada kaum perempuan," jelas Sekda.
 
Ia mengatakan untuk perlindungan perempuan dikoordinasi Dinas Sosial PPPA Rokan Hulu. Dan bila diperlukan, akan dibentuk semacam komisi yang mengurusi tindakan kekerasan terhadap kaum perempuan.
 
Sedangkan untuk Perda Ketertiban Umum,‎ kata Sekda, diharapkan bisa mengatur tata tertib dan kenyamanan masyarakat, sehingga aktivitas-aktivitas yang ada tidak mengganggu ketertiban umum.
 
Untuk Perda tentang Masjid Paripurna sendiri, kata Sekda Rokan Hulu, nantikan akan ditunjuk masjid paripurna di daerah kecamatan, sebagai pusat kegiatan kegiatan selain sebagai tempat ibadah, kegiatan sosial, dan kegiatan kemasyarakatan.
 
Masjid paripurna diharapkan bisa mengedukasi masyarakat. Pemkab Rokan Hulu akan menyusun pembiayaan untuk pembentukan maupun operasional Masjid Paripurna ini.
 
"Walaupun mungkin tidak muluk-muluk, tidak harus mungkin besar nilainya, tetapi nanti dapat mengakomodir kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di masjid aripurna tersebut," jelas Sekda.
 
Selain itu, pemerintah daerah juga akan membangun kerja sama dengan pihak-pihak yang punya kepedulian.
 
Sementara,‎ Pimpinan Sidang juga Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu, Zulkarnain, mengatakan setelah penyampaian jawaban Bupati, maka DPRD segera bentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) yang akan membahas tiga Ranperda tersebut.
 
Zulkarnain tidak memasang target kapan ketiga Ranperda diajukan Pemkab Rokan Hulu tersebut bisa disahkan menjadi Ranperda. Namun, ia mengaku Anggota DPRD Rokan Hulu tentunya siap bekerja untuk kepentingan umum dan kepentingan masyarakat.‎
 
Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu menambahkan jadwal kerja pembahasan ketiga Ranperda akan disesuaikan‎ dengan kemampuan, namun diharapkan secepatnya selesai. Mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan, namun kita jangan buru-buru, kita kerjakan hingga hasilnya memuaskan sesuai harapan masyarakat kedepannya, imbuhnya
 
(sumber ; spiritriau.com)